Lompat ke konten

Sambut Ramadhan, Pemkab Demak Siap Gelar Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali

DEMAK, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, Jawa Tengah siap menggelar kembali perayaan Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2024.

Perayaan yang akan digelar pada Senin, 11 Maret 2024 ini mengusung tema Wisata dan Budaya Menguatkan Nilai-Nilai Religi.

Megengan sudah menjadi salah satu pilar spiritual yang dimanifestasikan sekaligus sebagai syiar budaya. Megengan juga telah menjadi bagian dari prosesi kultural menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dinparta) Kabupaten Demak, Endah Cahyarini, pada Jumat, 8 Maret 2024.

“Soko guru, yang menjadi back bone adalah Megengan, yakni prosesi kegiatan menyambut Bulan Puasa,” kata Endah Cahyarini,

Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga dapat menyaksikan Kirab Budaya yang bernuansa Islami. Hal itu juga diharapkan mampu membangkitkan aktivitas budaya dan wisata yang ada di Kota Wali ini.

“Upaya ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Demak, yaitu mengukuhkan diri sebagai Kota Wali dengan tetap memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas seni dan budaya serta UMKM di Demak,” imbuhnya.

MENGHADIRI ACARA: Bupati Demak Eisti’anah beserta jajaran menghadiri Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali yang digelar pada tahun 2023 lalu. (Muhammad Burhanuddin Aslam/Lingkar.news)

Endah menjelaskan, beberapa stakeholder dan ribuan peserta juga akan terlibat dalam Kirab Budaya Kota Wali. Berbagai aksi dan atraksi juga akan ditampilkan agar bisa menghibur masyarakat Demak.

Selain itu, pada perhelatan kali ini juga sejumlah delegasi dari Kota/Kabupaten tetangga yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga akan ikut serta memeriahkan acara tersebut.

“Kehadiran dan partisipasi dari mereka menjadi sebuah kebanggaan dan nilai tambah hajat Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali 2024 ini,” ujarnya.

Endah berharap, perayaan Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali nantinya dapat menjadi magnet wisatawan untuk singgah ke Demak.

Pihaknya optimis, dengan perayaan tersebut para wisatawan akan singgah lebih lama di Kabupaten Demak.

“Kami harap wisatawan berkunjung ke Demak tidak hanya mampir untuk ziarah ke Makam Sunan Kalijaga, atau Masjid Agung. Kalau ada yang menarik pasti akan lebih lama singgah untuk menikmati suguhan event-event di Demak,” harapnya. (Lingkar Network | Muhammad Burhanuddin Aslam – Lingkar.news)