Lompat ke konten

Puluhan Remaja dan Motor di Kendal Diamankan Polisi saat Hendak Balap Liar

KENDAL, Lingkar.news Sebanyak 27 remaja yang didominasi pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) diberikan pembinaan oleh Polsek Limbangan bersama Forkopimcam Limbangan, pada Rabu, 12 April 2023. Pasalnya, puluhan remaja tersebut hendak balapan liar pada pekan lalu.

Polsek Limbangan bersama Camat Limbangan, Alfebian Yolando juga memanggil orang tua anak yang bersangkutan untuk diberi arahan.

Kapolsek Limbangan AKP Rasban mengatakan, pembinaan kepada remaja ini dilakukan agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang negatif dan memberikan efek jera kepada para remaja tersebut.

“Jadi dari razia tersebut kita mengamankan 27 sepeda motor dan dibawa ke Polsek Limbangan. Terus kita meminta kepada pelajar yang didata untuk membawa surat kepemilikan sepeda motor termasuk kelengkapan kendaraan,” kata AKP Rasban.

Ditambahkan, pihaknya juga memberikan arahan kepada orang tua yang bersangkutan agar selalu mengawasi pergaulan anaknya. Orang tua diminta untuk lebih waspada dan mengawasi anaknya saat bermain di luar jam sekolah.

“Perkembangan teknologi butuh pengawasan yang ekstra dari orang tua kepada anaknya. Karena kasus kemarin itu, anak-anak hanya pamit ngabuburit. Ternyata malah balapan liar,” jelasnya.

Camat Limbangan Alfebian Yolando mengaku mendukung kepolisian dalam menjaga kamtibmas di wilayahnya.

“Kami meminta kepada para orang tua untuk memberikan pengertian kepada anak-anaknya, supaya tidak melakukan aksi balap liar, perang sarung, apalagi sampai ikut-ikutan geng motor,” ujar Alfebian.

Ia juga mengimbau kepada orang tua untuk menjaga anaknya dengan membatasi waktu di luar rumah.

“Karena kalau kumpul-kumpul, dikhawatirkan akan menimbulkan dan melakukan hal-hal yang negatif, yang pada akhirnya akan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya.

Kemudian, 27 pelajar tersebut membacakan ikrar tidak mengulangi lagi hal-hal yang negatif dan menyanyikan lagu Padamu Negeri. Bagi kendaraan yang sudah lengkap, baik surat kepemilikan dan kelengkapan kendaraan kemudian diserahkan ke orang tua pelajar. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Koran Lingkar)