Lompat ke konten

PPP Jepara Sebut Manajemen Saksi dan Kekompakan Jadi Kunci Menangkan Pileg 2024

JEPARA, Lingkarjateng.id Ketua Lembaga Saksi Pemilu Kabupaten (LSPK) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jepara, Agus Sutisna, mengungkapkan ada beberapa faktor yang menjadikan PPP Jepara menjadi partai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Sebelumnya, berdasarkan data rekapitulasi tingkat kabupaten PPP Jepara meraup suara secara keseluruhan sebanyak 139.982 sangat jauh dengan perolehan suara pada Pemilu 2019 yaitu 119.663 dengan selisih 20.319 suara. Jumlah tersebut secara kalkulasi PPP mendapatkan 10 dari 50 kursi yang ada di DPRD Jepara.

“Kita memiliki 3.490 saksi di semua TPS di 5 dapil yang kita kelola dengan baik. Kedua, proses rekrutmen calon, rekrutmen calon ini juga sangat menentukan terbukti di dalam prosesnya. Kita ada 4 kandidat yang lolos dan kita beruntung karena di antara 4 kandidat itu ada perempuan yang harapannya bisa mewakili suara para perempuan,” ungkapnya, Minggu, 3 Maret 2024.

PPP Jepara Raih 10 Kursi DPRD, Bersiap Lanjutkan Kemenangan di Pilkada 2024

Kemudian yang ketiga, lanjut Agus, yaitu kekompakan dari LPC, LP2, LSPK, serta struktur partai. Karena di Pemilu 2024 ini seluruh struktur partai mulai dari pengurus harian DPC, PAC, serta ranting-ranting dilibatkan semua. Misalnya dalam proses rekrutmen saksi, pihaknya menggunakan jenjang struktur mulai dari PAC sebagai kordinator kecamatan, dan ranting-ranting sebagai kordinator desa.

“Mereka kita libatkan dalam proses rekapitulasi perhitungan dari tingkat PPK sampai tingkat kabupaten,” terangnya.

Selanjutnya, terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 Agus menuturkan bahwa pihaknya akan masuk dalam lembaga pemenangan Pemilu. Langkah awal yang akan ia lakukan adalah penyaringan dan penjaringan. Hal tersebut akan diawali dengan proses survei di lapangan.

“Tentu kita ingin ada kader internal PPP yang muncul sebagai calon Bupati Jepara. Namun dalam politik tentu saja dinamis, kalau realitanya nanti kader internal kita tidak cukup dominan dalam survei dan kajian lapangan, tidak menutup kemungkinan akan berkolaborasi antara pihak eksternal dan internal partai PPP. Tapi kita akan tetap memprioritaskan kader internal PPP bisa mewarnai proses Pilkada 2024 di Jepara,” jelasnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)