Lompat ke konten

Pertahankan Piala Adipura, Gus Haiz Minta Desa Mandiri Sampah Diperbanyak di Jepara

JEPARA, Lingkarjateng.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Haizul Ma’arif meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara dapat mempertahankan torehan prestasi piala Adipura. Pasalnya, penghargaan Adipura merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik daerah dalam mengelola sampah dan ruang terbuka hijau.

Pernyatan tersebut disampaikan Gus Haiz sapaan akrabnya saat dialog interaktif dengan tema “Upaya Mempertahankan Adipura di Kabupaten Jepara” bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Aris Setiawan dan dipandu Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Diskominfo Jepara Heru Purwanto, Kamis, 2 Maret 2024.

“Semoga bisa menjadi spirit, memotivasi kita semua agar bisa lebih meningkatkan kebersihan. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Gus Haiz.

Gus Haiz berharap, pengelolaan sampah di Kabupaten Jepara ke depannya bisa semakin dioptimalkan. Di samping itu, menurutnya juga diperlukan keterlibatan swasta untuk mendukung kinerja pemerintah pada bidang kebersihan.

“Dengan hal ini saya optimis Jepara akan mampu mempertahankan torehan itu di tahun-tahun selanjutnya,” tuturnya.

Diketahui, Kabupaten Jepara saat ini telah memiliki 32 Desa Mandiri Sampah (DMS). Gus Haiz pun meminta desa-desa lain dapat segera menyusul menjadi DMS.

“Agar sampah-sampah yang ada di desa dapat dikelola sendiri dan menghasilkan nilai ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Jepara Aris Setiawan menyampaikan bahwa nantinya pada tahun 2025, Kabupaten Jepara akan memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Refuse Derived Fuel (TPST RDF).

Teknologi ini, kata dia, mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar setelah dilakukan pencacahan dan pengeringan. Sejalan dengan itu, pihaknya berkomitmen mendorong percepatan pembentukan desa mandiri sampah. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)