Lompat ke konten

Pemkab Jepara Tambah Muatan Lokal dalam Penilaian Lomba Desa 2024, Ini Rinciannya

JEPARA, Lingkarjateng.id – Lomba desa tahun 2024 di Kabupaten Jepara akan sedikit berbeda dari lomba tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Jepara menambahkan indikator muatan lokal sebagai penilaian.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, menjelaskan ada beberapa indikator penilaian dalam pagelaran lomba desa 2024. Di antaranya bidang pemerintahan desa, bidang kewilayahan desa, bidang kemasyarakatan desa, inovasi desa, swadaya masyarakat, penerapan e-government, dan penanganan permasalahan sosial, serta muatan lokal.

“Dibandingkan tahun kemarin, ada penambahan muatan lokal seperti stunting, tata kelola desa dan sebagainya,” ujarnya baru-baru ini.

Edy mengatakan, Lomba Desa Tahun 2024 yang mengambil tema “Sejahtera Desaku, Maju Jeparaku” ini mengacu pada Permendagri Nomor 81 tahun 2015 dan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan selama kurun waktu dua tahun terakhir ini.

Siap-Siap! Pemkab Jepara Kembali Gelar Lomba Desa Tahun Ini, Hadiah Capai Rp 2,5 Miliar

Tujuan lomba desa, jelas Edy, untuk mendorong kemajuan desa menjadi lebih progresif, baik di sektor potensi desa, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), budaya, pariwisata hingga tata kelola desa lebih baik lagi.

“Yang jelas, kami ingin memacu desa supaya lebih progresif dan cepat dalam memajukan desa, nanti bisa dilihat perkembangan kemajuan desa seperti apa,” terangnya.

Adapun tahapan penilaian dan penentuan juara di tingkat kecamatan akan dilakukan pada 26 Januari 2024 hingga 7 Februari 2024. Sedangkan untuk pengumuman pemenang lomba desa tingkat kabupaten akan diumumkan pada bulan April – Mei 2024.

Pemkab Jepara juga menyediakan hadiah hingga Rp2,5 miliar bagi pemenang lomba desa. Rinciannya yakni Juara 1 Rp1 miliar, Juara 2 Rp750 juta, Juara 3 Rp500 Juta, Harapan 1 Rp100 juta, Harapan 2 Rp80 juta, Harapan 3 Rp70 Juta. 

Dengan hadiah mencapai Rp2,5 miliar yang disiapkan Pemkab Jepara, pihaknya berharap desa-desa di Kabupaten Jepara akan berlomba-lomba untuk mengembangkan potensinya dan menggerakkan masyarakat sebagai subjek pemajuan desa.

“Harapan kami, lomba ini bisa memacu desa untuk berkembang, memajukan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong desa lebih mandiri,” harapnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)