Lompat ke konten

Kemensos Salurkan Bantuan dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Semarang

SEMARANG, Lingkar.news – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan untuk bencana banjir di Kota Semarang sebesar Rp 3,088 miliar. Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, kebutuhan wanita dan anak, kasur, selimut, dan tenda untuk masyarakat terdampak banjir.

Selain itu, Kementerian Sosial juga mendirikan dapur umum di sejumlah titik Kota Semarang untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak banjir.

Untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi,  Kementerian Sosial berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kota Semarang, TNI, Polri, Relawan, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). Kementerian Sosial juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan kesehatan masyarakat.

“Kita membuat dapur umum di beberapa titik, sudah ada empat dapur umum yang kita dirikan namun juga ada beberapa dapur umum yang dibuat secara mandiri oleh warga juga akan kita bantu supply kebutuhan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico saat meninjau kondisi banjir di beberapa wilayah Semarang, posko pengungsian, dan posko bantuan Kemensos pada Jumat, 15 Maret 2024.

Dalam kesempatan itu, ia didampingi Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), M. Delmi, dan Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Iyan Kusmadiana.

Robben Rico bersama tim juga menyempatkan untuk berkeliling serta mendistribusikan bantuan langsung kepada masyarakat yang berada di pengungsian, salah satunya di Gedung Serbaguna Universitas Semarang.

“Tadi sampai jam 3 pagi kita keliling dibeberapa tempat alhamdulillah kita sudah supply berupa kasur dan selimut. harapannya warga bisa beristirahat dengan baik dan nyaman di pengungsian,” ucap Robben.

Salah satu pengungsi, Etty mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima dari Kemensos.

“Sebelumnya, tidur hanya dengan alas tikar, sehingga selimut dan kasur ini sangat dibutuhkan untuk membuat tidur lebih nyaman,” ucap Etty. (Lingkar Network | Lingkar.news)