Lompat ke konten

Jadi Duta CFP, Siswi SDN 5 Suwawal akan Kenalkan Potensi Jepara ke Jepang

JEPARA, Lingkarjateng.id Khaista Eka Ayuningtyas, siswi Sekolah Dasar Negeri 5 Suwawal, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti OISCA CFP Goodwill Ambassadors Program.

OISCA (Organization for Industrial Spiritual and Cultural Advancement) merupakan organisasi nirlaba internasional yang berpusat di Jepang dan memiliki program yang dijalankan di Indonesia. Salah satunya Childern’s Forest Program (CFP) yang bertujuan untuk menanamkan rasa cinta lingkungan kepada anak-anak sejak dini.

Tyas, sapaan akrab Khaista Eka Ayuningtyas, dinyatakan lolos setelah mengikuti seleksi OISCA CFP Goodwill Ambassadors Program pada bulan Februari 2024.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, sangat mengapresiasi hasil yang diperoleh oleh Tyas. Menurutnya Tyas disiapkan secara khusus untuk mengenalkan potensi yang ada di Jepara pada bulan Mei 2024 di Jepang.

“Kita punya tari Kridha Jati yang menceritakan bagaimana keseharian warga Jepara dalam menghasilkan produk ukir berkualitas dunia. Itu salah satu contoh yang dipentaskan di sana nanti dan masih banyak potensi yang kita miliki,” ujarnya Ali memberikan masukan terhadap Tyas dan rombongannya.

Kepala Bidang SD Disdikpra Jepara Edy Utoyo menyampaikan agar pihak SDN 5 Suwawal beserta tim pendamping memaksimalkan waktu untuk memberi pembekalan terhadap Tyas yang akan memulai kegiatan OISCA CFP Goodwill Ambassadors Program di Hokaido pada 15 – 22 Mei 2024.

“Caranya memperkenalkan diri sudah seperti orang Jepang. Maka tinggal dilengkapi dengan kompetensi lain agar lebih maksimal,” ucapnya.

Di sisi lain, Bambang Hadi Sutrisno selaku Ketua OISCA menjelaskan bahwa Tyas merupakan satu-satunya duta CFP Indonesia dan merupakan wakil pertama dari Jepara. Hal tersebut sangat membanggakan masyarakat Jepara secara umum, serta keluarga dan guru di sekolahnya secara khusus.

“Biaya perjalanan dan akomodasi selama di Jepang ditanggung oleh pelaksana program. Selain itu untuk keperluan souvenir, pakaian dan berbagai kebutuhan pribadi termasuk paspor dan visa serta karantina sebelum keberangkatan ke Jepang harus disiapkan oleh pihak Tyas,” bebernya.

Sementara itu, Khaista Eka Ayuningtyas siswi SDN 5 Suwawal, saat dikonfirmasi terkait keikutsertaannya dalam kegiatan ini mengaku senang dan sedang mempersiapkan diri.

“Saya sangat senang dapat kesempatan ini, dan siap,” ucapnya. (Lingkar Network | Muhammad Aminudin – Lingkarjateng.id)