Lompat ke konten

DPR RI Edy Wuryanto Nilai Layanan JKN KIS Tunjang Capaian UHC di Blora

BLORA, Lingkar.news – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menilai bahwa, hadirnya layanan JKN KIS di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Randublatung akan menunjang capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Saat ini, sudah ada 95,58 persen masyarakat atau 871.779 orang dari 912.162 orang yang sudah menjadi peserta JKN. 

“Fasilitas kesehatan yang melayani JKN makin banyak, masyarakat punya banyak pilihan. Semoga ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Legiselator dari Dapil Jawa Tengah III itu, Edy Wuryanto.

Ia juga memberikan selamat atas peluncuran layanan JKN KIS di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Randublatung, pada Senin, 18 Maret 2024.

Hal ini menunjukkan bahwa, fasilitas kesehatan yang dapat melayani peserta BPJS Kesehatan di sekitar Kecamatan Randublatung semakin bertambah.

Selain itu, menjadi bukti bahwa layanan kesehatan dapat diakses dengan mudah dan merata.

“Peserta BPJS Kesehatan di Kecamatan Randublatung memiliki akses terhadap layanan kesehatan dan dijamin oleh BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan proses kredensialing yang dilakukan BPJS Kesehatan terhadap mitranya mampu menjamin kualitas pelayanan kesehatan.

Sebab sebelum menjadi mitra, fasilitas kesehatan tersebut dilihat apakah memenuhi mutu dan standar untuk memberikan layanan kesehatan. 

“Jadi di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Randublatung ini sudah dianggap memberikan layanan kesehatan yang baik dan bermutu untuk masyarakat,” ucap Edy.

Dengan primanya layanan dengan BPJS Kesehatan yang didukung oleh fasilitas kesehatan, Edy berharap peserta BPJS Kesehatan makin bertambah.

Tidak bisa dipungkiri untuk menambah jumlah peserta dan menjaga keaktifannya merupakan pekerjaan sulit.

“Harus ditunjukkan kalau peserta BPJS Kesehatan ketika di rumah sakit tidak dibeda-bedakan. Tetap dapat senyum dari perawat dan dokternya, antrenya tidak lama, dan ruangannya bersih, pasti masyarakat itu senang,” ungkapnya.

Era BPJS Kesehatan ini seharusnya membuat masyarakat tidak takut lagi ke rumah sakit. Sebab merasa aman untuk berobat.

Edy juga mengingatkan kepada pihak rumah sakit bahwa, fungsinya tidak hanya kuratif tapi juga promotif dan preventif. (Lingkar Network | Hms – Lingkar.news)