Lompat ke konten

Calon Anggota Media Center Haji (MCH) Jalani Seleksi Paparan Program di Jakarta

JAKARTA, Lingkar.news – Sebanyak 93 jurnalis dari berbagai jenis media, baik cetak, online, maupun televisi mengikuti tahap lanjutan untuk menjadi anggota Media Center Haji (MCH) di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Senin, 15 Januari 2024. Mereka datang dari berbagai daerah di Nusantara.

Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi pada Kamis, 11 Januari 2024 kemarin, akhirnya tahap kedua digelar. Agenda tahap kedua ini adalah pemaparan program di mana wartawan harus didampingi oleh perwakilan pemimpin redaksi untuk pemaparan.

Salah satu peserta seleksi adalah Subekan, wartawan harian Koran Lingkar, yang berkantor pusat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Direktur Koran Lingkar Heny Susilowati mengatakan, keikutsertaan salah satu wartawan Lingkar dalam seleksi MCH itu adalah bagian dari support Lingkar Media Group (LMG) terhadap kegiatan-kegiatan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

“Kami mengijinkan salah satu wartawan kami ikut seleksi, bahkan ikut memfasilitasi sebagai wujud dukungan kami untuk pengembangan karyawan, sekaligus untuk mendukung program-program pemerintah, dalam hal ini adalah program Kemeneg,” tuturnya.

Apapun hasilnya, lanjut Heny, itu adalah yang terbaik. Dan ia meyakini, tak semua orang bisa mendapatkan kemudahan untuk naik haji. Maka jika ada salah satu karyawan yang mendapat panggilan ke sana, maka itu adalah yang terbaik dan harus disupport. Apalagi dari begitu banyak media di Indonesia, wartawan Lingkar menjadi salah satu kontestannya.

“Semoga bisa lulus seleksi dan wartawan kita bisa menjalankan tugas dengan baik di tanah suci,” harapnya.

Usai tahap paparan program, selanjutnya masih ada tes CAT dan tes wawancara yang akan diselenggarakan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah bersamaan dengan seleksi PPIH Arab Saudi dari unsur lainnya.

Tugas para jurnalis di Media Center Haji (MCH) ini berdasarkan keterangan dari Kemenag adalah melakukan liputan dan pemberitaan terhadap seluruh rangkaian tahapan. Mulai dari pra, operasional, dan pasca penyelenggaraan ibadah haji. (Lingkar Network | Nailin RA – Lingkar.news)