Lompat ke konten

23.000 Warga Jepara Masuk Kategori Miskin Ekstrem

JEPARA, Lingkarjateng.id – Mengawali tahun baru 2024, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menggelar Rapat Koordinasi Kedinasan Perangkat Daerah Kabupaten Jepara di Ruang Rapat Sosrokartono, Rabu, 3 Januari 2023.

“Terima kasih atas kinerjanya selama tahun 2023, kita berhasil memperoleh 35 penghargaan,” kata Edy.

Pj Bupati Edy Supriyanta meminta agar capaian baik tersebut dipertahankan dan beberapa bidang yang menjadi catatan untuk diperbaiki di tahun ini. Seperti penurunan prevalensi stunting dan angka kemiskinan ekstrem.

Tercatat masih ada 23.000 penduduk Jepara yang terdampak kemiskinan ekstrem hingga tahun 2023. Di tahun 2024 ini, Pj Bupati menargetkan menekan angka kemiskinan ekstrem hingga 10.000 jiwa.

“Di tahun 2024 ini dinamika politik menjadi penting bagi perhatian kita. Namun saya minta untuk tidak terpengaruh, fokus pada pelayanan masyarakat saja,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menekankan agar perangkat daerah fokus pada tugas pokok dan fungsi, serta mengedepankan asas netralitas sesuai regulasi yang telah ditentukan.

Kepada seluruh pimpinan perangkat daerah, Edy meminta agar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang telah dirancang masing-masing perangkat daerah sesuai dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026.

Secara khusus Pj Bupati meminta Sekda agar mengevaluasi perangkat daerah setiap tiga bulan sekali guna memastikan RKA tersebut sesuai dan bukan hasil copy paste dari tahun sebelumnya.

“Karimunjawa tolong dipastikan stok sembako dan BBM terpenuhi terutama di musim penghujan ini,” pintanya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)